BRI Relokasi Kantor Kas KPPN Kupang ke Kampus Muhammadiyah, Mahasiswa Makin Mudah Bertransaksi

Kehadiran Kantor Kas BRI di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kupang memperkuat akses layanan kepada mahasiswa dan masyarakat sekitar, sekaligus membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, literasi keuangan, dan pengembangan kompetensi.

KUPANG, Hariannttnews.com— Bank Rakyat Indonesia (BRI) merelokasi Kantor Kas BRI KPPN Kupang ke lingkungan Universitas Muhammadiyah Kupang. Pemindahan lokasi tersebut menjadi langkah strategis untuk mendekatkan akses perbankan kepada mahasiswa dan masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri.

Peresmian Kantor Kas BRI tersebut berlangsung di Universitas Muhammadiyah Kupang, Rabu (9/9/2026). Kegiatan dihadiri Pimpinan Cabang BRI Kupang Terry S.M. Tambun, Area Head BRI Kupang Mochamad Bondan Reza Wibowo, Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Kupang Dr. Abdul Majid, Wakil Rektor III Dr. Ir. Syamsul Bahri, dosen dan karyawan BRI, serta tamu undangan.

Peresmian dilakukan secara langsung oleh Area Head BRI Kupang, Mochamad Bondan Reza Wibowo melalui pemotongan pita di depan pintu masuk kantor kas. Setelah itu, rombongan meninjau area kantor dan dilanjutkan dengan foto bersama.

Mahasiswa Tak Perlu Keluar Kampus

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ir. Syamsul Bahri, menyampaikan apresiasi kepada BRI yang telah menghadirkan kantor kas di lingkungan kampus. Menurut Syamsul, keberadaan kantor kas tersebut memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa karena mereka dapat mengakses kebutuhan perbankan tanpa harus menghabiskan waktu dan biaya untuk bepergian ke lokasi lain.

“Kami berterima kasih kepada BRI yang mau mendekatkan layanan, terutama kepada mahasiswa kami. Dengan adanya layanan ini, mahasiswa tidak perlu repot-repot menggunakan jasa transportasi atau pergi jauh hanya untuk mendapatkan layanan perbankan,” ujar Syamsul.

Ia mengatakan, keberadaan kantor kas di dalam kampus juga menjadi bagian dari upaya Universitas Muhammadiyah Kupang menciptakan lingkungan yang semakin mendukung aktivitas mahasiswa.

Bagi Syamsul, kehadiran BRI bukan sekadar pemindahan lokasi kantor, tetapi juga membuka ruang kemitraan yang dapat dikembangkan dalam jangka panjang.

“Kami menyiapkan tempatnya dalam perspektif kemitraan dan ekonomi, tetapi pada prinsipnya kami mendukung penuh dibukanya Kantor Kas BRI di kampus ini. Bahkan, BRI menjadi bank pertama yang membuka kantor kas di lingkungan kampus kami,” katanya.

Dorong Kolaborasi Kampus dan Industri

Saat diwawancarai wartawan usai acara peresmian, Syamsul menjelaskan, hubungan Universitas Muhammadiyah Kupang dan BRI diharapkan tidak berhenti pada keberadaan kantor kas. Menurutnya, kedua pihak memiliki peluang untuk mengembangkan kerja sama dalam bidang lainnya.

“Pasti ada portofolio dan rekam jejak yang sudah kami pelajari. Tidak mungkin begitu saja kami memberikan kesempatan kepada sebuah bank untuk membuka layanan di kampus. Karena itu, kami berharap ke depan kerja sama ini bisa semakin berkembang dan menghadirkan berbagai bentuk kemitraan lainnya,” jelasnya.

Ia menilai peluang tersebut semakin terbuka karena Universitas Muhammadiyah Kupang memiliki program studi yang relevan dengan sektor perbankan, seperti Akuntansi dan Manajemen.

“Kami merupakan lembaga akademik. Kami memiliki Program Studi Akuntansi dan Manajemen, yang tentunya memiliki mata kuliah terkait perbankan. Ke depan, kami bisa mengembangkan kerja sama dalam bentuk edukasi keuangan, penelitian, praktik kerja lapangan atau PKL, dan berbagai kegiatan akademik lainnya,” ujarnya.

Jajaran BRI Kupang dan Universitas Muhammadiyah Kupang meninjau Kantor Kas BRI yang baru direlokasi ke lingkungan kampus, Rabu (9/9/2026).

BRI Pilih Kampus sebagai Lokasi Relokasi

Pimpinan Cabang BRI Kupang Terry S.M. Tambun mengatakan, relokasi dilakukan setelah masa sewa salah satu kantor kas BRI sebelumnya berakhir. Manajemen kemudian melihat lingkungan Universitas Muhammadiyah Kupang sebagai lokasi yang memiliki potensi untuk mendukung perluasan akses sekaligus memperkuat hubungan BRI dengan institusi pendidikan.

“Dari sisi BRI, kami melihat ada peluang untuk terus berkembang sekaligus memberikan pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat. Karena itu, melalui manajemen dan hasil rapat internal, kami memutuskan untuk merelokasi salah satu kantor kas BRI yang masa sewanya telah berakhir ke lokasi ini,” kata Terry.

Menurut Terry, salah satu pertimbangan penting adalah karakteristik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang yang berasal dari berbagai wilayah di NTT. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan BRI melihat pentingnya kehadiran kantor kas di lingkungan kampus.

“Relokasi ini tentu kami lakukan untuk semakin mendekatkan pelayanan perbankan kepada Universitas Muhammadiyah Kupang dan masyarakat. Salah satu pertimbangan penting adalah sebaran mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang yang tidak hanya berasal dari Kota Kupang, tetapi juga tersebar hampir di seluruh wilayah NTT,” jelasnya.

Perkuat Sinergi Dunia Pendidikan dan Industri

Terry juga menegaskan, keputusan relokasi tidak hanya didasarkan pada pertimbangan bisnis. BRI juga ingin membangun hubungan yang lebih erat dengan dunia pendidikan. Menurutnya, kampus merupakan ruang strategis untuk memperkenalkan wawasan praktis kepada mahasiswa sebelum mereka memasuki dunia kerja.

“Kami juga melihat peluang untuk berkolaborasi dalam bidang edukasi dan literasi keuangan bagi mahasiswa, terutama para calon sarjana yang nantinya akan memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Terry mengatakan, BRI memiliki pengalaman praktis yang dapat dikolaborasikan dengan pengetahuan akademik di lingkungan kampus.

“Kami dari BRI adalah praktisi, sehingga pengalaman yang kami miliki dapat dikolaborasikan dengan dunia akademik. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara akademis, tetapi juga bisa mendapatkan wawasan praktis yang dapat menjadi bekal ketika mereka masuk ke dunia kerja,” katanya.

BRI Terbuka untuk Masyarakat Umum

Terry kembali menegaskan, keberadaan Kantor Kas BRI di dalam kampus tidak membatasi akses hanya bagi mahasiswa dan civitas akademika. Masyarakat umum juga dapat memanfaatkan kantor tersebut sesuai dengan jenis layanan yang tersedia.

“Walaupun kantor kas ini berada di kawasan Universitas Muhammadiyah Kupang, bukan berarti layanan ini hanya diperuntukkan bagi mahasiswa atau civitas akademika. Masyarakat umum juga dapat datang ke sini,” tegasnya.

Ia mengatakan, BRI tetap menerapkan standar pelayanan yang sama kepada seluruh nasabah tanpa membedakan latar belakang.

“Kami melayani seluruh lapisan masyarakat, mulai dari mahasiswa, masyarakat umum, pelaku usaha, hingga masyarakat dengan skala usaha yang lebih besar. Semuanya mendapatkan pelayanan yang sama baiknya,” katanya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Pimpinan Cabang BRI Kupang Terry S.M. Tambun sebagai ungkapan syukur atas relokasi Kantor Kas BRI ke lingkungan kampus.

Terry berharap relokasi ini dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan hubungan yang lebih luas antara BRI dan Universitas Muhammadiyah Kupang. (Marcho)