Roy Bulan menilai turnamen voli dapat membuka ruang kompetisi sekaligus menjaring talenta muda NTT untuk bersaing di tingkat regional dan nasional.
KUPANG, Hariannttnews.com — Yayasan Kemanusiaan Luna Foundation menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Turnamen Bola Voli Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Cup I 2026 di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dukungan tersebut disampaikan Pimpinan Yayasan Kemanusiaan Luna Foundation, Roy Bulan. Ia menilai turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk menemukan dan mengembangkan bibit-bibit atlet bola voli potensial di NTT.
Menurut Roy, potensi atlet bola voli di NTT cukup besar. Namun, potensi tersebut membutuhkan ruang kompetisi yang sehat dan berkelanjutan agar para atlet muda dapat mengasah kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding.
“Kegiatan turnamen ini sangat positif untuk menyaring bibit-bibit unggul pemain voli NTT. Kami dari Yayasan Kemanusiaan Luna Foundation mendukung penuh setiap upaya pengembangan bakat generasi muda, khususnya di bidang olahraga,” ujar Roy Bulan di Kupang, Selasa (8/9).
Ia berharap Turnamen SMSI Cup I 2026 dapat menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga di NTT, khususnya cabang bola voli.
Menurutnya, kompetisi yang digelar secara teratur dapat memberikan motivasi kepada generasi muda untuk menekuni olahraga sekaligus membuka peluang bagi munculnya atlet-atlet baru yang memiliki kemampuan untuk berprestasi.
Roy juga berharap para peserta dapat memanfaatkan turnamen tersebut sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta membangun semangat kebersamaan antarpemain dan klub.
Melalui Turnamen Bola Voli SMSI Cup I 2026, diharapkan muncul talenta-talenta muda NTT yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga regional hingga nasional.
Dukungan berbagai pihak, termasuk organisasi dan lembaga yang memiliki kepedulian terhadap pembinaan generasi muda, dinilai penting agar pengembangan olahraga di NTT dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Turnamen tersebut sekaligus diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem pembinaan bola voli di NTT dan membuka lebih banyak ruang bagi atlet muda untuk berkembang serta mengharumkan nama daerah. (*/HNN)


















