Hariannttnews.com – Kupang, Sebanyak 264 petinju dari berbagai daerah di Indonesia dan Timor Leste ambil bagian dalam Open Turnamen Tinju Amatir Piala Rektor Cup III Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 Nusa Tenggara Timur Tahun 2026. Kejuaraan yang berlangsung di GOR Flobamora Oepoi, Kupang, itu resmi dibuka oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, Kamis (4/6/2026).
Turnamen yang mengusung tema “Ayo Bangun Nusa Tenggara Timur dan Ayo Bangun Kejayaan Olahraga Tinju di Nusa Tenggara Timur” tersebut menjadi ajang pembinaan atlet sekaligus bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, di mana NTT akan menjadi salah satu tuan rumah.
Dalam kesempatan itu, Johni Asadoma menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk terus mendorong kemajuan olahraga, khususnya cabang tinju yang selama ini menjadi salah satu andalan daerah dalam meraih prestasi nasional.
“Tinju dan cabang olahraga bela diri lainnya merupakan salah satu kekuatan olahraga NTT yang kita andalkan untuk meraih medali pada PON mendatang. Kejuaraan ini menjadi ajang persiapan menghadapi event besar tersebut,” ujar Johni.
Mantan atlet tinju nasional itu bahkan mencanangkan target ambisius bagi kontingen NTT pada PON 2028. Khusus cabang olahraga tinju, pemerintah menargetkan raihan sedikitnya empat medali emas.
Menurut Johni, target tersebut bukan sesuatu yang mustahil jika proses pembinaan atlet dilakukan secara berkelanjutan dan didukung dengan kompetisi yang rutin digelar. Ia menilai kejuaraan seperti Rektor Cup III memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas atlet melalui pengalaman bertanding.
“Setiap kejuaraan adalah ajang uji coba teknik, taktik, dan stamina yang sudah kita latih di tempat latihan masing-masing. Di sinilah seluruh keterampilan yang diperoleh selama latihan dipraktikkan. Pengalaman bertanding akan menambah jam terbang atlet,” katanya.
Diikuti Atlet dari Indonesia dan Timor Leste
Kejuaraan tinju yang berlangsung pada 4–10 Juni 2026 itu diikuti 264 atlet, terdiri atas 46 petinju putri dan 218 petinju putra. Mereka bertanding dalam berbagai kategori, mulai dari Junior Girls, Junior Boys, Youth Girls, Youth Boys, Elite Women hingga Elite Men.
Para peserta berasal dari 28 tim yang terdiri dari berbagai sasana tinju, perguruan tinggi, Pengurus Kabupaten (Pengkab), Pengurus Kota (Pengkot), Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLD), Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) di NTT, serta delapan tim dari Timor Leste.
Selain pertandingan tinju, Rektor Cup III UPG 1945 NTT juga mempertandingkan cabang olahraga futsal yang berlangsung pada 2–8 Juni 2026 di Lapangan Kampus UPG 1945 Kupang. Sebanyak 24 tim dari 10 perguruan tinggi di Kota Kupang turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Kehadiran kontingen dari Timor Leste mendapat perhatian khusus dari Wakil Gubernur NTT. Ia berharap hubungan persahabatan dan kerja sama olahraga antara kedua wilayah terus berkembang melalui berbagai turnamen dan kompetisi bersama.
“Kita berharap Timor Leste terus berpartisipasi dalam berbagai pertandingan di Nusa Tenggara Timur. Sebagai negara tetangga, hubungan ini harus terus kita perkuat melalui olahraga,” ujarnya.
Sportivitas dan Disiplin Jadi Kunci Prestasi
Di hadapan para atlet, Johni berpesan agar menjadikan setiap pertandingan sebagai sarana belajar sekaligus kesempatan untuk mengukur hasil latihan yang telah dijalani.
Ia menekankan bahwa disiplin dan kerja keras merupakan faktor utama dalam meraih prestasi. Kemenangan, kata dia, hanya dapat diraih oleh atlet yang konsisten berlatih dan memiliki mental bertanding yang kuat.
“Siapa yang siap dan disiplin maka dia pasti menang. Kemenangan hanya diraih oleh mereka yang rajin berlatih. Kalau hari ini kalah, jadikan pengalaman untuk berlatih lebih giat lagi,” pesannya.
Johni juga membagikan pengalaman pribadinya saat meraih medali pada ajang SEA Games 1983 di Singapura ketika masih berusia 17 tahun. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa atlet NTT memiliki peluang besar untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional apabila dibina dengan baik.
Komitmen UPG 1945 NTT Cetak Atlet Berprestasi
Sementara itu, Rektor UPG 1945 NTT, Uly J. Riwu Kaho, mengatakan kampus yang dipimpinnya telah berkomitmen melakukan pembinaan olahraga sejak 2012 melalui berbagai program pengembangan prestasi.
Menurutnya, dari proses pembinaan tersebut, UPG 1945 NTT telah melahirkan banyak atlet yang mengharumkan nama NTT di tingkat nasional maupun internasional pada berbagai cabang olahraga, seperti tinju, kempo, karate, atletik, sepak takraw, pencak silat, dan tarung derajat.
“Prestasi-prestasi tersebut menjadi bukti bahwa putra-putri Nusa Tenggara Timur memiliki bakat, karakter, dan daya juang yang luar biasa. Yang dibutuhkan adalah kesempatan, pembinaan berkelanjutan, dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Melalui penyelenggaraan Rektor Cup III tahun ini, UPG 1945 NTT berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama NTT, sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan target prestasi olahraga daerah pada PON 2028. (*/HNN)


















