Gladi bersih di Grha Poltekkes Liliba menjadi tahap akhir untuk memastikan prosesi pelantikan pengurus FKPTT berjalan tertib dan khidmat.
KUPANG, HARIAN NTT NEWS – Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Pejuang Timor Timur (DPP FKPTT) mematangkan persiapan pelantikan pengurus periode 2025–2030 melalui gladi bersih di Gedung Grha Poltekkes Liliba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (19/10/2026) sore.
Gladi bersih tersebut dilaksanakan untuk memastikan seluruh rangkaian prosesi pelantikan yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (20/10/2026) di lokasi yang sama dapat berjalan tertib, lancar, dan khidmat.
Sekretaris Panitia Pelaksana Pelantikan, Florent G. A., menyampaikan bahwa seluruh jajaran badan pengurus yang akan dilantik bersama panitia pelaksana diwajibkan mengikuti gladi bersih. Peserta juga diminta hadir 30 menit sebelum kegiatan dimulai untuk melakukan koordinasi teknis.
Dalam keterangan tertulis di Kupang, Minggu (18/10/2026), Florent menegaskan bahwa gladi bersih merupakan bagian penting dari persiapan menjelang acara puncak.
“Gladi ini wajib diikuti oleh seluruh pengurus yang akan dilantik dan panitia pelaksana agar pelaksanaan acara puncak esok hari berjalan tertib dan sesuai dengan susunan acara yang telah ditetapkan,” ujar Florent.
Eurico Guterres Tekankan Soliditas dan Pengabdian
Menjelang pelantikan, Ketua Umum DPP FKPTT periode 2025–2030, Eurico Guterres, menegaskan bahwa pembentukan kepengurusan baru tidak hanya berkaitan dengan pergantian struktur organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat soliditas dan pengabdian keluarga besar pejuang Timor Timur.
Menurut Eurico, seluruh pengurus yang akan dilantik diharapkan memiliki komitmen, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas organisasi, terutama dalam memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan warga eks-pejuang Timor Timur.
“Pelantikan ini adalah komitmen awal kita untuk terus menjaga kebersamaan dan konsistensi dalam memperjuangkan hak-hak serta kesejahteraan warga eks-pejuang Timor Timur. Seluruh pengurus yang dilantik harus memiliki komitmen tinggi, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab penuh,” tegasnya.
Ia juga menyebut motto organisasi, UNTUK INDONESIA SELAMANYA…!!!, sebagai semangat yang ingin terus dipegang oleh FKPTT dalam menjaga komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta berkontribusi bagi pembangunan daerah, khususnya di NTT.
“Melalui motto UNTUK INDONESIA SELAMANYA…!!!, FKPTT teguh berdiri menjaga kedaulatan NKRI serta siap berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah, khususnya di Nusa Tenggara Timur,” tambah Eurico.
Pelantikan Diawali Prosesi Kebangsaan
Berdasarkan susunan acara yang disampaikan panitia, pelantikan pengurus DPP FKPTT periode 2025–2030 akan diawali dengan prosesi masuknya Bendera Merah Putih dan lambang kebesaran FKPTT, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, serta pembacaan Mars FKPTT.
Agenda inti meliputi pembacaan surat keputusan (SK) kepengurusan, pembacaan naskah pelantikan, penandatanganan berita acara, serta penyerahan SK dan Pataka FKPTT.
Acara tersebut juga dijadwalkan diisi dengan sambutan Ketua Umum DPP FKPTT dan Gubernur Nusa Tenggara Timur. Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan hiburan.
Melalui persiapan akhir ini, panitia berharap pelantikan dapat berlangsung sesuai susunan acara yang telah ditetapkan sekaligus menjadi awal pelaksanaan tugas pengurus DPP FKPTT periode 2025–2030. (HNN)


















