Hariannttnews.com – Kab Kupang, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Mindis (28), korban yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah diterkam buaya saat mandi di Muara Naus, Desa Soliu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Korban ditemukan pada Minggu (17/5) sekitar pukul 09.30 WITA dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian intensif dilakukan sejak pagi hari oleh tim gabungan.
Operasi pencarian hari kedua dimulai pukul 06.00 WITA dan dipimpin langsung oleh Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang bersama unsur Potensi SAR lainnya. Sebelum pencarian dimulai, seluruh personel mengikuti briefing yang dipimpin oleh On Scene Coordinator (OSC) guna mematangkan strategi pencarian di lokasi kejadian.
Dalam operasi tersebut, Tim SAR Gabungan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sekitar titik korban diterkam dengan area pencarian sekitar 500 meter persegi. Sementara SRU 2 menyisir aliran muara ke arah hilir sejauh kurang lebih satu kilometer.
Upaya pencarian yang dilakukan secara menyeluruh akhirnya membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan dan selanjutnya dievakuasi sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian serta aparat desa setempat untuk penanganan lebih lanjut.
Suasana duka menyelimuti keluarga korban yang sejak awal terus menanti kabar keberadaan Mindis di lokasi pencarian. Warga setempat pun turut membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke instansi dan organisasi masing-masing.
Keberhasilan operasi kemanusiaan ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Polsek Amfoang Utara, Pospol Soliu, Pemerintah Desa Soliu, BPBD Kabupaten Kupang, BKSDA Kabupaten Kupang, Kecamatan Amfoang Barat Laut, masyarakat setempat, serta keluarga korban.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah terlibat dalam operasi tersebut sehingga korban dapat ditemukan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan buaya di wilayah perairan sekitar dan menghindari aktivitas di lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan. (*)


















