Momentum HUT ke-81 RI dimanfaatkan untuk memperluas akses pembiayaan usaha produktif. Sebanyak 100 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di TTU mengikuti sosialisasi dan fasilitasi akad KUR Bank NTT.
KEFAMENANU, Hariannttnews.com – Semangat memperkuat ekonomi masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) diwujudkan melalui kolaborasi Bank NTT dan DPD II Partai Golkar Kabupaten TTU dalam kegiatan Sosialisasi dan Akad Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank NTT.
Kegiatan yang digelar bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” tersebut berlangsung di Kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten TTU, Kefamenanu, Kamis (13/8/2026).
Sebanyak 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari berbagai wilayah di Kabupaten TTU menjadi peserta kegiatan. Mereka mendapatkan informasi mengenai akses pembiayaan KUR sekaligus difasilitasi untuk dapat mengikuti proses pengajuan kredit di Bank NTT.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku UMKM, terutama mereka yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usaha produktif.
Pimpinan Bank NTT menyampaikan, KUR merupakan salah satu program pemerintah yang ditujukan untuk membantu pelaku usaha mendapatkan akses pembiayaan. Kehadiran Bank NTT di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi UMKM dalam memahami mekanisme dan persyaratan pengajuan KUR.
“Melalui tagline melayani lebih sungguh, Bank NTT berkomitmen hadir di tengah masyarakat. Khusus di TTU, kami ingin UMKM di perbatasan juga merasakan manfaat KUR untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten TTU, Maria Yashinta Maku Djawa, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk keberpihakan partainya terhadap penguatan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, Partai Golkar tidak hanya berperan mengundang masyarakat untuk mengikuti program, tetapi juga berupaya menjembatani pelaku UMKM agar dapat mengakses program pembiayaan yang tersedia.
“Kami tidak hanya mengundang, tapi juga mengawal. Dari pendaftaran, proses di bank, sampai usaha berjalan. Harapannya 13 Agustus nanti banyak pelaku usaha TTU yang langsung akad dan dapat manfaat,” tegasnya.
Koordinator kegiatan, Dionisius Ulan, menjelaskan bahwa seluruh peserta merupakan pelaku UMKM yang tersebar di wilayah Kabupaten TTU.
Ia menegaskan, pembiayaan kegiatan tersebut murni berasal dari Partai Golkar tanpa melibatkan atau membebani pihak lain, termasuk Bank NTT.
“Pembiayaan kegiatan hari ini murni dari Partai Golkar tanpa melibatkan atau membebani pihak lain, termasuk Bank NTT. Kami hanya menjembatani para pelaku UMKM untuk mengambil bagian dalam program KUR,” jelas Dionisius.
Menurutnya, Bank NTT sebagai aset daerah dinilai memiliki peran penting dalam membuka akses pembiayaan bagi masyarakat di daerah.
“Bank NTT sebagai aset daerah sudah pantasnya kita fasilitasi agar masyarakat TTU bisa mengaksesnya,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, pelaku UMKM mendapatkan penjelasan mengenai jenis pembiayaan KUR, mekanisme pengajuan, persyaratan, skema angsuran hingga proses pencairan.
Bagi peserta yang telah memenuhi persyaratan administrasi, proses pengajuan dapat dilanjutkan ke tahap akad kredit dengan Bank NTT.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyaluran pembiayaan, tetapi mampu mendorong pelaku UMKM mengembangkan usaha secara berkelanjutan, meningkatkan kapasitas produksi, membuka lapangan kerja dan memperkuat perekonomian masyarakat TTU.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun menjadi ruang untuk mempertegas bahwa kemandirian ekonomi masyarakat merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur, termasuk dari wilayah perbatasan seperti Kabupaten TTU. (Inyo)


















