Hariannttnews.com – Kupang, Warga Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang wanita di dalam kamar kos yang ditempatinya di Jalan R.W. Mongonsidi, Rabu (27/5/2026) pagi.
Dilansir dari Tribatanewspolrestakupang.com, korban diketahui berinisial L (54), warga Kabupaten Malang, Jawa Timur. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh sesama penghuni kos saat hendak meminjam galon air miliknya.
Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah penghuni kos dan masyarakat setempat berdatangan ke lokasi setelah kabar meninggalnya korban menyebar.
Kapolsek Kota Lama, AKP Zainal Arifin Abdurahman, S.H., mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahui oleh saksi berinisial N bersama adiknya, S. Keduanya mendatangi kamar korban dengan maksud meminjam galon air.
Namun saat pintu kamar dibuka, korban ditemukan terbaring di atas tempat tidur dalam kondisi tidak bergerak.
“Saat diperiksa, tubuh korban terutama pada bagian kaki sudah terasa dingin. Korban ditemukan dalam posisi terbaring di atas tempat tidur dengan mulut terbuka dan diduga telah meninggal dunia,” ujar AKP Zainal.
Menyadari kondisi tersebut, para saksi segera memberitahukan penghuni kos lainnya dan menghubungi penanggung jawab kos. Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Kota Lama untuk ditindaklanjuti.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan sejumlah saksi, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan. Selama berada di Kota Kupang, korban kerap mengeluhkan sakit lambung dan beberapa kali menjalani perawatan medis.
Bahkan, pada pertengahan Mei 2026, korban sempat dirawat inap dan menjalani operasi di Rumah Sakit Leona. Setelah kondisi kesehatannya membaik, korban kembali ke tempat kos pada 25 Mei 2026.
Mendapat laporan warga, personel Polsek Kota Lama langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Sekitar pukul 11.00 Wita, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Bhayangkara Drs. Titus Uly Kupang guna dilakukan visum luar.
Kapolsek menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan indikasi tindak kekerasan yang mengarah pada dugaan perbuatan kriminal.
“Hasil pemeriksaan awal di lokasi tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada bagian luar tubuh korban,” tegasnya.
Meski demikian, kepolisian tetap melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait proses penanganan jenazah.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar karena korban diketahui tinggal seorang diri di kamar kos tersebut. Sementara itu, aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kejadian serupa guna mempercepat proses penanganan. (*)


















