Bantuan diserahkan kepada Pemuda Katolik Komda NTT untuk dibawa bersama 100 relawan ke Flores pada 22 Agustus 2026.
KUPANG, Hariannttnews.com — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Setelah bantuan datang dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, hingga komunitas, kali ini solidaritas kembali ditunjukkan oleh Organisasi Laskar Timor Oan.
Organisasi masyarakat yang baru dibentuk tersebut menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa 25 karung beras kepada Pemuda Katolik Komda NTT, Kamis (20/8/2026). Penyerahan berlangsung di Sekretariat Pemuda Katolik Komda NTT.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Laskar Timor Oan, Marcel Soares, kepada Ketua Pemuda Katolik Komda NTT, Yuvens Tukun. Bantuan beras itu selanjutnya akan dibawa dalam misi kemanusiaan Pemuda Katolik Komda NTT ke wilayah Flores.
Rencananya, Pemuda Katolik bersama sekitar 100 relawan akan berangkat menggunakan kapal pada Sabtu, 22 Agustus 2026 untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, NTT, pada Sabtu (15/8/2026) tersebut memicu gelombang kepedulian dari berbagai pihak yang berupaya membantu masyarakat terdampak, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar.
Bagi Laskar Timor Oan, bantuan yang diserahkan bukan semata-mata tentang jumlah, tetapi merupakan wujud kepedulian dan solidaritas sesama masyarakat NTT.
“Bantuan 25 karung beras ini mungkin tidak seberapa dibandingkan dengan kebutuhan saudara-saudara kita di Flores, tetapi kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang sedang mengalami musibah,” demikian harapan Ketua Laskar Timor Oan, Marcel Soares.
Marcel juga berharap bantuan dapat disalurkan secara tepat kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Karena itu, penyerahan bantuan kepada Pemuda Katolik Komda NTT diharapkan dapat memperkuat proses distribusi bantuan ketika rombongan relawan tiba di Flores.
Menurut Marcel, kondisi bencana menjadi momentum untuk memperkuat rasa persaudaraan dan gotong royong antarmasyarakat di NTT.
“Ketika saudara kita sedang mengalami kesulitan, sudah sepatutnya kita hadir, saling menguatkan dan bergandengan tangan,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar bantuan pangan, Laskar Timor Oan ingin menyampaikan pesan moral kepada masyarakat terdampak bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit tersebut seorang diri.
“Saudara-saudara kita di Flores tidak sendiri. Kami bersama mereka, mendoakan mereka, dan berharap kondisi segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman dan tenang,” lanjut Marcel.
Penyaluran bantuan ini juga menjadi salah satu aksi sosial Laskar Timor Oan menjelang pelantikan dan pengukuhan seluruh badan pengurus organisasi yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Meski tergolong sebagai organisasi yang baru dibentuk, Laskar Timor Oan berupaya menunjukkan kehadirannya melalui aksi nyata, salah satunya dengan mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Sementara itu, keberangkatan Pemuda Katolik Komda NTT bersama 100 relawan pada 22 Agustus mendatang diharapkan dapat membawa bantuan sekaligus memberikan dukungan langsung kepada masyarakat terdampak di Flores.
Solidaritas lintas wilayah ini menjadi pengingat bahwa di tengah bencana, kekuatan masyarakat NTT tidak hanya terletak pada bantuan material, tetapi juga pada kepedulian, persaudaraan, dan semangat untuk saling menopang. (Marcho)


















