Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis Resmi Menikah dengan Gilbert Malvin, Ini Pesannya

Pemberkatan pernikahan berlangsung di GMIT Agape Bonipoi, Kota Kupang, dan dihadiri sejumlah pejabat negara, pemerintah daerah, keluarga, serta tokoh masyarakat.

KUPANG, Hariannttnews.com – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, resmi menikah dengan Capt. Gilbert Immanuel, setelah keduanya menerima pemberkatan pernikahan dalam ibadah kudus di GMIT Agape, Bonipoi, Kota Kupang, Senin (14/9/2026). Pemberkatan tersebut menjadi momentum bagi Serena dan Gilbert untuk memulai kehidupan rumah tangga dengan mengikrarkan komitmen hidup bersama dalam kasih, kesetiaan, dan penyertaan Tuhan.

Prosesi pemberkatan dipimpin Pdt. Joseph Andreas Manobe. Dalam khotbahnya, ia mengingatkan kedua mempelai bahwa kehidupan manusia dipenuhi berbagai keadaan yang silih berganti, mulai dari sehat dan sakit, susah dan senang, hingga marah dan sukacita. Karena itu, manusia dipanggil untuk menggunakan waktu dan kesempatan yang diberikan Tuhan secara bijaksana serta menjalani kehidupan dengan penuh rasa syukur.

Mengacu pada Kitab Pengkhotbah, Pdt. Manobe menjelaskan bahwa waktu memiliki makna yang berbeda, yakni kronos sebagai waktu yang terus berjalan dan berulang, aion sebagai rentang waktu panjang hingga kekekalan, serta kairos sebagai kesempatan khusus yang diberikan Tuhan dan tidak selalu terulang. Menurutnya, hikmat terletak pada kemampuan manusia mengenali dan menggunakan setiap waktu secara tepat.

Pesan untuk Serena dan Gilbert

Dalam konteks kehidupan pernikahan, Pdt. Manobe menekankan pentingnya rasa syukur terhadap pasangan, kebersamaan, serta waktu berkualitas.

Pernikahan, menurutnya, merupakan proses belajar yang tidak pernah berhenti karena kedua pasangan akan terus bertumbuh dan mengalami berbagai perubahan. Karena itu, Serena dan Gilbert diingatkan untuk terus belajar memahami, menghormati, dan mendukung satu sama lain, termasuk dalam menjalankan tuntutan pekerjaan dan tanggung jawab masing-masing.

Pesan pemberkatan juga dikaitkan dengan tanggung jawab menjaga lingkungan. Pdt. Manobe mengingatkan bahwa kehidupan manusia tidak dapat dipisahkan dari alam.
Penanaman bibit dalam rangkaian kegiatan menjadi simbol komitmen menjaga lingkungan sekaligus pengingat agar keluarga yang dibangun turut membawa kebaikan bagi kehidupan dan sesama.

Dihadiri Sejumlah Pejabat

Pemberkatan pernikahan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat negara dan daerah, antara lain Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo, Menteri Hukum RI, Kepala Badan Kepegawaian Negara RI, Kepala Badan Gizi Nasional, Kepala Bappenas, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, serta Wakil Menteri Kesehatan RI.

Hadir pula sejumlah anggota DPR RI dan DPD RI, Wali Kota Kupang, Ketua TP PKK Kota Kupang, anggota DPRD Kota Kupang, Ketua dan para Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT, jajaran Pemerintah Kota Kupang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pimpinan partai politik.

Turut hadir unsur Forkopimda Provinsi NTT dan Forkopimda Kota Kupang, keluarga besar kedua mempelai, serta pimpinan BP Batam bersama jajaran dan pimpinan PT Taspen bersama jajaran.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menambah suasana khidmat sekaligus menjadi bentuk dukungan dan doa bagi Serena dan Gilbert dalam memasuki kehidupan rumah tangga.

Hashim Djojohadikusumo Sampaikan Ucapan Selamat

Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, menyampaikan ucapan selamat kepada Serena dan Gilbert.

“Saya mengucapkan selamat kepada Gilbert dan Serena yang memasuki babak baru dalam kehidupan. Semoga mereka dapat menjalani kehidupan rumah tangga dengan saling mendukung dan penuh kebahagiaan,” ujar Hashim.

Hashim juga menyampaikan permohonan maaf karena Presiden Prabowo Subianto tidak dapat hadir dalam pemberkatan tersebut. Ia menjelaskan, Presiden baru tiba dari New Delhi dan harus melanjutkan agenda yang telah dijadwalkan.

Johanis Asadoma: Rumah Tangga Seperti Perjalanan Kapal

Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Irjen. Pol. (Purn.) Dr. Drs. Johanis Asadoma, mengatakan kehadiran keluarga dan para tamu undangan dalam pemberkatan memiliki makna penting. Menurutnya, para tamu hadir untuk menjadi saksi pernikahan, mendoakan kedua mempelai, sekaligus turut merayakan kebahagiaan bersama keluarga.

Wagub NTT mengibaratkan kehidupan rumah tangga seperti perjalanan sebuah kapal yang tidak selalu berada di perairan tenang. Akan ada masa bahagia dan tenang, tetapi juga terdapat “gelombang” berupa berbagai persoalan dan tantangan kehidupan. Karena itu, Serena dan Gilbert diingatkan untuk selalu kembali kepada Tuhan, mengingat janji pernikahan yang telah diikrarkan, serta menjadikan keteladanan orang tua sebagai pegangan dalam membangun rumah tangga.

“Sebagai orang tua, kami berdoa agar pernikahan kalian berdua diberkati Tuhan selamanya, tetap setia dan saling mengasihi,” ujarnya.

Serena dan Gilbert Mohon Doa Restu

Serena dan Gilbert menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga, kerabat, sahabat, dan para tamu undangan yang telah hadir dalam ibadah pemberkatan pernikahan mereka.

Kehadiran, perhatian, dan dukungan yang diberikan menjadi sukacita serta kebahagiaan bagi kedua mempelai dan keluarga.

Keduanya juga memohon doa restu agar kehidupan rumah tangga yang mereka mulai senantiasa berada dalam penyertaan dan berkat Tuhan.

Serena dan Gilbert berharap dapat membangun keluarga yang harmonis, saling mengasihi, setia dalam suka maupun duka, serta menjadi keluarga yang membawa berkat bagi keluarga besar, masyarakat, dan sesama. (*/HNN)