Serena Francis Tutup Wali Kota Cup 2026, Tekankan Sportivitas dan Pembentukan Karakter Atlet

Hariannttnews.com – Kupang, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, secara resmi menutup Turnamen Bola Basket Wali Kota Cup 2026 di Gelanggang Olahraga GOR Oepoi, Selasa (2/6) malam. Penutupan berlangsung meriah dan penuh semangat, menandai berakhirnya ajang olahraga yang sukses menyedot perhatian pecinta bola basket dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur.

Turnamen yang berlangsung selama beberapa hari tersebut menjadi wadah kompetisi sekaligus ajang pembinaan atlet muda. Ribuan penonton memadati arena pertandingan untuk menyaksikan laga final dan rangkaian acara penutupan yang dikemas meriah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Provinsi NTT sekaligus Ketua Perbasi NTT, Emelia Julia Nomleni; Ketua Perbasi Kota Kupang, Patrix Nomleni; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, M. Alan Y. Girsang; serta sejumlah anggota DPRD Provinsi NTT yang turut memeriahkan suasana melalui pertandingan ekshibisi atau celebrity match.

Dalam sambutannya, Serena menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, atlet, pelatih, ofisial, dan masyarakat yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan turnamen. Ia mengaku bangga melihat tingginya antusiasme peserta maupun penonton yang datang tidak hanya dari Kota Kupang, tetapi juga dari berbagai daerah lain di NTT.

“Apresiasi yang tinggi saya sampaikan kepada seluruh panitia, peserta, dan masyarakat. Berdasarkan laporan yang saya terima, turnamen ini tidak hanya memikat antusiasme warga Kota Kupang, tetapi juga diikuti oleh tim dari luar daerah, salah satunya dari Bajawa. Terima kasih telah ikut meramaikan Piala Wali Kota Cup tahun ini,” ujarnya.

Menurut Serena, keberhasilan sebuah turnamen tidak semata-mata diukur dari siapa yang menjadi juara, tetapi dari nilai-nilai positif yang tumbuh selama kompetisi berlangsung. Ia menegaskan bahwa olahraga merupakan sarana efektif untuk membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan mampu bekerja sama dalam tim.

“Menang atau kalah dalam sebuah pertandingan adalah hal yang biasa. Namun yang paling penting adalah bagaimana anak-anak kita menjunjung tinggi sportivitas, membangun disiplin, memperkuat kepercayaan dalam tim, serta memiliki kemauan untuk terus belajar dari kesalahan. Itulah kemenangan yang sesungguhnya,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Serena juga mengajak para atlet untuk menjadikan setiap pertandingan sebagai proses pembelajaran. Ia menganalogikan permainan bola basket dengan perjalanan hidup yang penuh tantangan, di mana kegagalan bukanlah akhir, melainkan kesempatan untuk bangkit dan menjadi lebih baik.

Ia pun memberikan motivasi kepada para atlet yang belum berhasil meraih gelar juara agar tetap berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.

“Dalam olahraga maupun kehidupan, tidak semua usaha langsung menghasilkan kemenangan. Yang terpenting adalah semangat untuk terus bangkit, berlatih, dan memperbaiki diri,” pesannya.

Pada akhir acara, panitia mengumumkan para juara Wali Kota Cup 2026 dari berbagai kategori. Tim KING A berhasil keluar sebagai juara kategori Umum Putra, sementara Joker Bajawa menjadi juara Umum Putri. Pada kategori SMA, gelar juara diraih oleh SMAN 1 A. Untuk kategori 3×3 SMP, tim SGS (Stella Gracia School) tampil sebagai yang terbaik, sedangkan kategori 3×3 SD dimenangkan oleh Indteam A.

Penutupan Wali Kota Cup 2026 menjadi simbol suksesnya penyelenggaraan turnamen yang tidak hanya menghadirkan persaingan sehat, tetapi juga memperkuat semangat persaudaraan, sportivitas, dan pembinaan atlet muda di Kota Kupang serta Nusa Tenggara Timur. (*/HNN)