Wali Kota Kupang Tutup Academy Qur’an V, Tekankan Pentingnya Iman dan Karakter Generasi Muda

“Ilmu dan Iman Harus Berjalan Bersama”, dr. Christian Widodo Dorong Academy Qur’an Jadi Ruang Pembentukan Karakter Anak di Era Digital.

Hariannttnews.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi menutup kegiatan Academy Qur’an (AQ) V Hidayatullah Kota Kupang Tahun 2026 di Pelataran Masjid Nurul Hidayah Kelapa Lima, Sabtu malam (16/5). Kehadiran orang nomor satu di Kota Kupang itu menjadi catatan bersejarah, karena untuk pertama kalinya sejak digelar lima tahun terakhir, Academy Qur’an dihadiri langsung oleh wali kota.

Dalam sambutannya, dr. Christian menegaskan bahwa Academy Qur’an bukan sekadar perlombaan keagamaan, melainkan ruang penting untuk membangun karakter generasi muda di tengah derasnya arus digitalisasi dan keterbukaan informasi saat ini.
“Anak-anak kita jangan hanya pintar secara akademik, tetapi juga harus punya karakter yang kuat dan takut akan Tuhan. Ilmu tanpa iman bisa membuat orang sombong. Sebaliknya, iman tanpa ilmu juga bisa membuat orang salah arah. Karena itu iman dan ilmu harus berjalan bersama,” tegasnya di hadapan peserta dan masyarakat yang hadir.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi perkembangan anak di era digital. Menurutnya, kemajuan teknologi dapat membawa dampak negatif jika tidak diimbangi dengan pendidikan moral dan akhlak yang baik.

Wali Kota menilai Academy Qur’an menjadi momentum muhasabah bersama bagi masyarakat untuk kembali menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun Kota Kupang yang harmonis dan berkarakter.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Christian turut menyampaikan apresiasi kepada umat Muslim yang dinilainya memiliki kontribusi besar dalam pembangunan Kota Kupang, baik di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, maupun budaya.
“Kalau hari ini Kota Kupang semakin baik, itu tidak lepas dari peran umat Muslim. Mereka telah banyak membantu dalam pembangunan sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan. Karena itu saya menyampaikan terima kasih dari lubuk hati yang paling dalam,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keberagaman di Kota Kupang merupakan kekuatan yang harus terus dijaga bersama.
“Harmoni itu bukan berarti semua harus sama, tetapi bagaimana perbedaan itu bisa hidup seimbang. Seperti nada dalam lagu atau warna dalam lukisan, berbeda-beda tetapi ketika ditempatkan secara seimbang menjadi sesuatu yang indah,” katanya.

Kepada para peserta Academy Qur’an, Wali Kota memberikan motivasi agar terus belajar dan tidak mudah menyerah, baik yang berhasil meraih juara maupun yang belum mendapatkan hasil terbaik.
“Kekalahan yang sebenarnya adalah ketika kita berhenti mencoba. Selama kita masih mau belajar dan terus berusaha, maka sesungguhnya kita belum kalah,” pesannya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, dr. Christian juga menyatakan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk terus mendukung pelaksanaan Academy Qur’an agar ke depan dapat digelar lebih besar dan menjangkau lebih banyak generasi muda.

Pada malam penutupan tersebut, Wali Kota menyerahkan piala penghargaan kepada para juara umum Academy Qur’an V Tahun 2026, yakni Juara Umum I MI Pemimpin Hidayatullah Rumah Qur’an, Juara Umum II TPQ Al Ilmu, dan Juara Umum III MA Hidayatullah Batakte.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Kupang sekaligus pendiri Hidayatullah NTT, H. Muhammad MS, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kehadiran Wali Kota Kupang dalam kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa Hidayatullah telah hadir di NTT sejak tahun 1992 dan fokus pada pengembangan pendidikan serta pembinaan generasi muda Muslim, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Hidayatullah hadir membantu pemerintah mencerdaskan anak bangsa. Karena itu kami bersyukur dan berterima kasih karena malam ini Pak Wali Kota bisa hadir bersama kita,” ujarnya.

Menurutnya, Academy Qur’an tidak hanya mengajarkan anak-anak membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. (*)