Khitan Tanpa Tangis, Wakil Wali Kota Kupang Beri Kejutan Sepatu Bola ke Rumah Peserta

Hariannttnews.com – Kupang, Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., menepati janjinya dengan mengunjungi rumah sejumlah anak peserta khitanan massal yang berhasil menyelesaikan proses khitan tanpa menangis. Dalam kunjungan yang berlangsung pada Kamis (2/7), Serena menyerahkan hadiah berupa sepasang sepatu bola kepada masing-masing anak sebagai bentuk apresiasi atas keberanian mereka.

Anak-anak yang dikunjungi yakni Gerald Luigi Latu di Perumahan Grand Nusa, Kelurahan Liliba, Satria G. Ndolu di Kelurahan Maulafa, Muhammad Abdullah Salim dan Sahid Al Amin di Kelurahan NBS, serta Rayhaan Muktar Sumba di Kelurahan Penkase Oeleta.

Serena mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam menepati janji yang telah disampaikan kepada para peserta usai pelaksanaan khitanan massal.

“Kemarin saya sudah berjanji, hari ini saya datang untuk menepati janji itu. Ini hadiah bagi anak-anak yang saat khitanan massal tidak menangis. Semoga sepatu bola ini menjadi penyemangat untuk terus berprestasi dan semakin giat berolahraga,” ujarnya.

Selain menyerahkan hadiah, Wakil Wali Kota juga memberikan motivasi kepada anak-anak agar rajin belajar, menjaga kesehatan melalui olahraga, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, keberanian yang ditunjukkan para peserta menjadi contoh positif yang patut diapresiasi. Ia berharap semangat tersebut dapat terus tumbuh seiring dengan prestasi anak-anak di masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, Serena juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyambut baik kunjungan rombongan Pemerintah Kota Kupang. Ia menilai kunjungan tersebut tidak hanya menjadi momen penyerahan hadiah, tetapi juga mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang dialog dengan warga.

“Terima kasih atas sambutan yang hangat. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk bersilaturahmi sekaligus mendengar langsung berbagai aspirasi masyarakat,” katanya.

Serena menegaskan, program khitanan massal merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam meningkatkan derajat kesehatan anak sekaligus membantu meringankan beban masyarakat.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Kupang, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan pelaksanaan khitanan massal.

“Terima kasih kepada Bagian Kesra Setda Kota Kupang, tenaga kesehatan, dan semua pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam dialog bersama warga, sejumlah aspirasi turut disampaikan, di antaranya perbaikan lampu penerangan jalan, peningkatan infrastruktur jalan lingkungan, serta penanganan sampah di kawasan permukiman.

Menanggapi hal tersebut, Serena memastikan seluruh masukan masyarakat akan menjadi perhatian Pemerintah Kota Kupang. Ia menyebut penanganan sampah membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, sedangkan usulan terkait lampu jalan serta infrastruktur akan ditindaklanjuti sesuai skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.

Sementara itu, keluarga penerima hadiah mengaku terharu atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Kupang. Mereka menilai program khitanan massal sangat membantu masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan, sekaligus menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kesehatan anak.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Wakil Wali Kota yang sudah menepati janjinya dengan datang langsung ke rumah memberikan hadiah kepada anak-anak. Mereka sangat senang menerima sepatu bola ini. Program khitanan massal ini benar-benar membantu kami sebagai masyarakat,” ujar salah seorang orang tua mewakili keluarga yang dikunjungi.

(*/HNN)