Ada Hadiah Rp20 Juta, Dinas Perpustakaan TTU Buka Lomba Video Kreatif

Dinas Perpustakaan TTU Buka Lomba Video Literasi, Siapkan Hadiah Rp20 JutaLomba terbuka bagi generasi muda usia 17–35 tahun dengan total hadiah Rp20 juta, mengangkat tema literasi digital, media sosial, AI, hingga pencegahan hoaks.

KEFAMENANU, Hariannttnews.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, membuka ruang kreativitas bagi generasi muda melalui lomba video konten literasi. Lomba tersebut mengusung tema “Cerdas Bermedia, Bijak Berkarya: Generasi Muda TTU Cakap Literasi di Era Digital” dan terbuka bagi masyarakat umum berusia 17 hingga 35 tahun.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten TTU, Robertus Nahas, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari gerakan literasi untuk mendorong generasi muda lebih kritis dan bijak dalam menggunakan media digital.

“Lomba ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan ide, kreativitas, serta pesan positif melalui media digital. Kami ingin anak muda TTU tidak hanya menjadi konsumen informasi, tapi juga produsen konten yang edukatif,” kata Robertus di Kefamenanu, Rabu (30/9/2026).

Hadiah Total Rp20 Juta

Robertus menjelaskan, lomba tersebut dapat diikuti secara perorangan maupun kelompok. Peserta yang menjadi sasaran antara lain pelajar SMA/SMK, mahasiswa, hingga komunitas kreatif di Kabupaten TTU. Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp20 juta bagi para pemenang.

Selain uang pembinaan, para pemenang juga akan memperoleh piagam penghargaan. Karya video yang terpilih berkesempatan dipublikasikan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan TTU sebagai bagian dari media edukasi literasi.

Delapan Tema Pilihan

Untuk memastikan karya peserta tetap berkaitan dengan tantangan literasi di era digital, panitia menyediakan delapan tema yang dapat dipilih peserta.

Kedelapan tema tersebut meliputi:

1. Cerdas Memilah Informasi, tentang kemampuan membedakan fakta dan opini.
Bijak Menggunakan Media Sosial, mengenai etika dan tanggung jawab dalam bermedia digital.
2. Literasi Digital dan Kecerdasan Buatan (AI), tentang pemanfaatan AI secara positif.
3. Media Sosial untuk Belajar, yakni menjadikan media sosial sebagai sarana pembelajaran.
4. Melawan Hoaks dan Disinformasi, berupa ajakan untuk tidak menyebarkan berita bohong.
5. Cerdas Bermedia dan Cerdas Finansial, mengenai literasi keuangan di era digital.
Berkarya Positif di Media Digital, berupa konten kreatif yang memberikan dampak positif.
6. Literasi Media dari TTU, yakni cerita lokal tentang literasi dari Timor Tengah Utara.
Peserta dapat memilih salah satu tema tersebut dan mengembangkannya dalam bentuk video kreatif sesuai ketentuan yang ditetapkan panitia.
7. Pendaftaran Dibuka hingga 6 Oktober
Pendaftaran lomba telah dibuka mulai 29 September hingga 6 Oktober 2026.
8. Masyarakat yang berminat mengikuti kegiatan tersebut dapat melakukan pendaftaran melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten TTU atau melalui tautan yang diumumkan pada media sosial resmi dinas.

Robertus mengajak generasi muda TTU untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menampilkan ide dan karya terbaik.

“Di era digital ini, semua orang bisa jadi pembuat konten. Pertanyaannya, konten seperti apa yang kita buat? Melalui lomba ini, kami mengajak generasi muda TTU tidak sekadar menjadi pengguna media digital, tetapi turut menghasilkan konten yang kreatif, edukatif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton di tengah perkembangan teknologi digital.

“Jangan hanya menjadi penonton di era digital. Tunjukkan ide, kreativitas, dan pesan positif melalui video,” pungkas Robertus.

Melalui lomba tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten TTU berharap tumbuh gerakan literasi digital yang melibatkan generasi muda secara langsung, mulai dari tingkat komunitas dan masyarakat hingga dapat memberikan kontribusi lebih luas.
Dari kampung, dari TTU untuk Indonesia. (Inyo)