Hariannttnews.com — Kupang, Universitas Karya Dharma (Undarma) Kupang membekali mahasiswanya dengan pemahaman mengenai Artificial Intelligence (AI), inovasi digital, dan kewirausahaan melalui Workshop Bina Talenta bertema “Artificial Intelligence (AI), Inovasi Digital, dan Kewirausahaan Mahasiswa untuk Mewujudkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045” yang berlangsung di Ballroom Hotel Sasando, Kupang, Selasa (7/7).
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Komisi X DPR RI, serta Universitas Karya Dharma Kupang sebagai upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja di masa depan.
Workshop menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan, yakni Anggota DPR RI Komisi X Stevano Rizki Adranacus yang diwakili Agustinus L. Brewon dari rumah aspirasi Stevano, Agustinus W. S. Tokan dari LLDikti sekaligus praktisi, serta akademisi Undarma Kupang Abdul Latif Zaimulah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan Universitas Karya Dharma Kupang, di antaranya Rektor Ir. Magda Silfia Yeni Laka beserta para Wakil Rektor, perwakilan Rumah Aspirasi Stevano NTT, para dosen, serta sivitas akademika Undarma Kupang.
Dalam sambutannya yang disampaikan melalui video singkat, Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Stevano Rizki Adranacus, menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung karena agenda yang tidak dapat ditinggalkan.
Meski demikian, ia menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur melalui berbagai kegiatan penguatan kapasitas akademik.
Stevano berharap rangkaian pendidikan teknis yang dilaksanakan di sejumlah perguruan tinggi di NTT dapat menjadi ruang diskusi yang produktif bagi sivitas akademika untuk melahirkan gagasan dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
“Perguruan tinggi bukan sekadar tempat transfer ilmu, tetapi menjadi kawah candradimuka untuk membentuk karakter, integritas, dan inovasi. Melalui forum seperti ini kita ditantang untuk terus berpikir kritis dan responsif terhadap perkembangan zaman di era digital,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi beserta seluruh pihak yang telah menyelenggarakan workshop tersebut.
Rektor Undarma Kupang, Ir. Magda Silfia Yeni Laka, yang membuka secara resmi kegiatan tersebut, mengatakan bahwa Indonesia Emas 2045 hanya dapat diwujudkan apabila generasi muda dipersiapkan dengan kompetensi yang sesuai dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, kecerdasan buatan, inovasi digital, dan semangat kewirausahaan merupakan tiga kompetensi utama yang harus dimiliki mahasiswa agar mampu bersaing sekaligus memberikan solusi atas berbagai tantangan masyarakat.
“Di era sekarang, kecerdasan buatan dan teknologi digital bukan lagi sekadar pengetahuan tambahan, melainkan kebutuhan. Teknologi mampu mempercepat, memperluas, dan meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, maupun pelayanan. Namun, kemajuan tersebut harus berjalan beriringan dengan semangat kewirausahaan dan kemampuan menciptakan nilai bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan teknologi AI secara bertanggung jawab.
“Gunakan Artificial Intelligence sebagai mitra cerdas, bukan pengganti akal budi manusia. Penguasaan teknologi harus tetap dilandasi etika, integritas, dan tanggung jawab sehingga mampu menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi bangsa,” pesannya.
Ir. Magda turut mengajak para dosen untuk terus membimbing mahasiswa agar ruang kuliah dan penelitian menjadi tempat lahirnya ide-ide kreatif, inovasi, serta usaha-usaha baru yang mampu mendorong pembangunan daerah.
Sementara itu, Agustinus L. Brewon, yang mewakili Anggota DPR RI Komisi X Stevano Rizki Adranacus menegaskan bahwa ketidakhadiran Stevano dalam workshop bukan karena kurangnya komitmen terhadap dunia pendidikan, melainkan karena harus menjalankan tugas kedewanan yang tidak dapat ditinggalkan.
“Pak Stevano sangat berkomitmen mendukung kegiatan ini. Karena berhalangan hadir akibat tugas di DPR RI, beliau menugaskan kami dari Rumah Aspirasi Stevano NTT untuk hadir, mendengarkan langsung aspirasi sivitas akademika, serta mencatat berbagai masukan sebagai bahan tindak lanjut,” ujar Agustinus.
Menurutnya, sejak dipercaya bertugas di Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, sains, dan teknologi, Stevano secara konsisten mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Nusa Tenggara Timur melalui berbagai program, salah satunya Workshop Bina Talenta.
“Program ini merupakan bentuk komitmen Pak Stevano untuk mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam menghadapi transformasi digital dan perkembangan Artificial Intelligence (AI). Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda agar mampu bersaing di era disrupsi teknologi,” katanya.
Agustinus menjelaskan, Universitas Karya Dharma (Undarma) Kupang dipilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Program Bina Talenta karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan, inovasi, dan penguasaan teknologi.
“Kami ingin kesempatan seperti ini tidak hanya dinikmati kampus-kampus tertentu. Banyak perguruan tinggi di NTT yang memiliki semangat untuk terus berkembang sehingga perlu mendapat dukungan agar mampu mencetak lulusan yang kompetitif,” tuturnya.
Ia menambahkan, berbagai tantangan yang masih dihadapi perguruan tinggi swasta di Nusa Tenggara Timur, mulai dari keterbatasan pendanaan, sertifikasi dosen, hingga kebutuhan laboratorium dan infrastruktur pendidikan, juga menjadi perhatian Stevano Rizki Adranacus.
“Berbagai persoalan tersebut akan terus kami perjuangkan melalui tugas Pak Stevano di Komisi X DPR RI agar kualitas pendidikan tinggi di NTT semakin meningkat dan mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul,” pungkasnya.
Workshop berlangsung interaktif dengan diikuti ratusan mahasiswa Undarma Kupang. Para peserta memperoleh pembekalan mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan, transformasi digital, serta pengembangan jiwa kewirausahaan sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja dan industri di masa depan.
Melalui kegiatan tersebut, Undarma Kupang berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana, menciptakan inovasi, serta menjadi generasi yang siap berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. (HNN)


















