Hariannttnews.com – Kupang, Komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam membangun generasi muda berkarakter melalui olahraga kembali ditegaskan. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengukuhkan Pengurus Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Kota Kupang masa bakti 2026–2030 sekaligus menutup Kejuaraan Shorinji Kempo Piala Wali Kota Kupang 2026 di GOR Flobamora, Minggu (21/6).
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, sejak 19 hingga 21 Juni 2026, menjadi ajang unjuk kemampuan para kenshi dari berbagai dojo di Nusa Tenggara Timur. Tak hanya menghadirkan persaingan sehat, turnamen ini juga menjadi wadah pembinaan prestasi serta mempererat persaudaraan di antara atlet Shorinji Kempo.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar PERKEMI yang dinilai konsisten membina generasi muda melalui olahraga bela diri yang sarat dengan nilai-nilai karakter.
“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya menyampaikan penghargaan kepada seluruh keluarga besar PERKEMI yang telah bekerja keras membangun dan mengembangkan olahraga Kempo. Semangat pengabdian ini menjadi investasi penting bagi masa depan generasi muda kita,” ujar Christian Widodo.
Ia menegaskan, pengurus PERKEMI Kota Kupang yang baru dikukuhkan memikul tanggung jawab besar untuk terus mengembangkan pembinaan atlet secara profesional dan berkelanjutan. Menurutnya, Shorinji Kempo bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga sarana pendidikan karakter yang membentuk pribadi disiplin, tangguh, mampu bekerja sama, dan menghormati sesama.
“Musuh terbesar seorang atlet bukanlah lawan yang ada di hadapannya, melainkan dirinya sendiri. Karena itu saya titip kepada para kenshi untuk terus berlatih, menjaga disiplin, membangun kerja sama, dan tidak mudah menyerah. Disiplin akan selalu lebih kuat daripada motivasi,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan olahraga Kempo, Pemerintah Kota Kupang mengalokasikan bantuan anggaran sebesar Rp100 juta untuk penyelenggaraan Kejuaraan Shorinji Kempo Piala Wali Kota Kupang Tahun 2026.
Wali Kota berharap sekitar 35 dojo yang tersebar di Kota Kupang dapat terus berkembang menjadi pusat pembinaan atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama daerah ke tingkat nasional maupun internasional.
“Membangun kota bukan hanya membangun jalan dan gedung. Yang paling penting adalah membangun manusianya. Melalui olahraga seperti Kempo, kita sedang membentuk generasi muda yang kuat karakter, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum PERKEMI Provinsi NTT, George M. Hadjoh, memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Kupang terhadap perkembangan olahraga Kempo. Ia menilai Kota Kupang selama ini menjadi salah satu daerah penyumbang atlet potensial yang turut mengharumkan nama NTT di berbagai ajang nasional maupun internasional.
Menurut George, kejuaraan ini merupakan langkah strategis dalam menjaring dan mempersiapkan atlet-atlet berbakat menuju berbagai kompetisi besar, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Disiplin, kerja keras, dan berserah kepada Tuhan adalah fondasi utama untuk melahirkan atlet-atlet hebat. Dengan dukungan pemerintah daerah, kami optimistis Kempo NTT akan terus berkembang dan berprestasi,” ujarnya.
Ketua Umum PERKEMI Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, juga menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang. Ia menegaskan kepengurusan yang baru akan fokus memperluas pembinaan melalui pembentukan dojo di sekolah-sekolah serta memperkuat pembinaan atlet usia dini.
“Dukungan pemerintah menjadi energi besar bagi kami untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia melalui olahraga yang berkarakter,” katanya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan piala dan penghargaan kepada para juara Kejuaraan Shorinji Kempo Piala Wali Kota Kupang 2026. Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai penutupan turnamen yang diharapkan menjadi tonggak lahirnya atlet-atlet Kempo berprestasi dari Kota Kupang menuju panggung nasional dan internasional. (*)


















