Hariannttnews.com – Kupang, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, resmi memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kupang setelah dilantik sebagai Ketua Umum KONI Kota Kupang masa bakti 2026–2030. Bersamaan dengan itu, Pemerintah Kota Kupang menyiapkan dukungan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk memperkuat pembinaan olahraga dan pengembangan prestasi atlet di daerah.
Pelantikan pengurus KONI Kota Kupang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Sabtu (6/6), dan dipimpin Sekretaris KONI NTT, Alfonsus Theodorus, yang mewakili Ketua Umum KONI NTT.
Dalam sambutannya, Christian Widodo menegaskan bahwa amanah sebagai Ketua KONI bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab untuk melayani dan mendorong kemajuan olahraga Kota Kupang.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh cabang olahraga yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin KONI Kota Kupang. Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui nilai disiplin, kerja keras, sportivitas, loyalitas, dan semangat pantang menyerah.
Christian juga memberikan apresiasi kepada mantan Ketua KONI Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, beserta jajaran pengurus sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi dalam membangun olahraga di Kota Kupang.
Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, Pemkot Kupang mengalokasikan dana hibah sebesar Rp2 miliar kepada KONI Kota Kupang pada tahun 2026. Anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung operasional organisasi sekaligus pembinaan cabang-cabang olahraga.
Tak hanya itu, pemerintah juga akan menggelar berbagai kejuaraan melalui ajang Wali Kota Kupang Cup yang mencakup sejumlah cabang olahraga seperti tenis lapangan, tinju, bulutangkis, catur, hingga e-sports. Program tersebut diharapkan menjadi ruang kompetisi bagi atlet sekaligus sarana menjaring bibit-bibit olahraga potensial.
“Saya ingin semua cabang olahraga hidup, bukan hanya cabang olahraga prioritas. Kejuaraan harus terus digelar agar pembinaan berjalan dan atlet memiliki kesempatan untuk berkembang,” tegas Christian.
Ia menambahkan, penyelenggaraan kejuaraan secara rutin menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan prestasi atlet Kota Kupang di tingkat regional maupun nasional.
Selain fokus pada pembinaan atlet, Christian juga menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Kupang mendukung persiapan PON XXII 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan perlu bekerja sama untuk menyukseskan ajang olahraga nasional tersebut.
Sementara itu, Alfonsus Theodorus berharap kepengurusan baru KONI Kota Kupang segera menyusun program kerja yang terarah guna memperkuat pembinaan atlet dan mendukung target prestasi NTT menuju PON 2028.
“Kota Kupang memiliki peran strategis sebagai ibu kota provinsi dan pusat kegiatan olahraga di NTT. Karena itu, sinergi antara pemerintah, KONI, cabang olahraga, atlet, dan pelatih harus terus diperkuat untuk mewujudkan sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi pada PON 2028,” ujarnya.
Dengan kepengurusan baru dan dukungan anggaran yang signifikan, KONI Kota Kupang diharapkan mampu mempercepat pembinaan atlet, memperluas kompetisi olahraga, serta melahirkan prestasi yang membanggakan bagi Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur. (*/HNN)


















